Pada jum’at (30/1), SMPN 7 Kota Cilegon melaksanakan pembukaan kegiatan pekan kokurikuler. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan karakter, minat, dan bakat siswa di luar kegiatan pembelajaran. Pada pekan kokurikuler kali ini, SMPN 7 Kota Cilegon mengangkat tema “Gerabah: Gerakan Bersih Kelola Sampah” dengan ecobrick sebagai media pengelolaannya.

Acara pembukaan pekan kokurikuler berlangsung di lapangan utama sekolah, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Cilegon, Ibu Nadrotun Nufus, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, “sampah plastik tidak dapat diurai, dengan ecobrick kita bisa menyelamatkan setengah dari dunia. Jika satu ecobrick sama dengan satu kilogram plastik multilayer, kita bisa mengelola hampir satu ton sampah plastik”. Selanjutnya, beliau juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi para siswa, dan semua guru juga staf TU dalam mengumpulkan ecobrick.
Selanjutnya, Ketua Pelaksana Program Gerabah, Hj. Atik Setiani, M.Pd., menuturkan bahwa kegiatan pembuatan ecobrick ini merupakan upaya sekolah dalam rangka mengurangi banyaknya jumlah sampah plastic multilayer yang tidak dapat diurai.
Selain dilaksanakannya pembukaan di lapangan utama, kegiatan kokurikuler hari pertama diawali dengan siswa yang menyimak video edukasi soal Indonesia yang masih belum terbebas dari sampah plastik, juga mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terkait dengan video yang sudah ditonton sebelumnya.

Dengan dibukanya Pekan Kokurikuler Gerabah, kedepannya sekolah berharap peserta didik memiliki pola pikir yang benar dalam mengelola sampah yang tidak dapat terurai terutama sampah plastik multilayer, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya.